Thu. Aug 5th, 2021

JAKARTA – Perkembangan teknologi digital yang begitu masif membuat konsumen ingin pelayanan yang lebih cepat dan nyaman dalam semua elemen. Termasuk juga dalam hal jual beli maupun pembayaran.

Hal ini pun dibaca oleh para judi tembak ikan terbaik perusahaan teknologi untuk bersaing menyediakan pelayanan yang lebih cepat dan nyaman bagi konsumennya. Misalnya dalam hal pembayaran yang memastikan para konsumen bisa melakukannya dengan cepat tanpa khawatir mengganggu bisnisnya.

Kini pembayaran lewat digital pun semakin berkembang pesat. Para penggunanya pun terus tumbuh, dan perusahaan penyedia jasanya pun sudah semakin tumbuh pesat dan mulai menjamur keberadaannya.

 

Lantas apa saja sih yang membuat pembayaran digital berkembang pesat ? Mengutip dari halaman Business Insider, Jakarta, Jumat (24/7/2020), ada 5 faktor yang membuat pembayaran digital tumbuh dan berkembang begitu cepat, berikut daftarnya:

1. Perusahaan Teknologi

Perkembangan pembayaran digital ini tidak terlepas dari bermunculannya perusahaan teknologi. Wajar saja, perusahaan teknologi tentunya tergiur akan potensi pendapatan yang begitu besar.

Di Amerika Serikat saja, perusahaan teknologi raksasa bisa meraup 40% dari USD1,35 triliun yang berhasil didapatkan dari bank-bank konvensional di AS. Hal tersebut dirasa wajar karena pasarnya yang cukup tinggi.

Sebagai salah satu contohnya adalah pelanggan Amazon Prime yang 90%nya merupakan pelanggan rumah tangga dengan pendapatan USD112 ribu bahkan lebih. Sepertiga dari pelanggan utama sudah menggunakan metode pembayaran digital milik amazon.

2. Generasi Z

Faktor lainnya adalah Generasi Z. Mengingat, sebagian besar Generasi Z ini merupakan pasar dari bisnis digital mengingat hampir mayoritas sudah melek teknologi.

Ada 68 juta Generasi Z di Amerika Serikat yang berkontribusi hingga USD143 juta pada daya beli. Bahkan, 93% orang tua dari Generasi Z yang mengatakan anak-anak mereka sangat mempengaruhi pengeluaran rumah tangga mereka.

Bahkan lebih dari setengah generasi Z sudah menggunakan dompet digital setidaknya sebulan sekali untuk belanja.

3. Sosial Media

Pasar perdagangan sosial AS akan bernilai USD22 miliar pada 2019 dan melonjak hingga USD84,2 miliar pada 2024 judi tembak ikan joker123

58% konsumen mengatakan media sosial mempengaruhi keputusan pembelian mereka selama rata-rata konsumen global menghabiskan 2 jam dan 20 menit pada media social

39% dari 16 hingga 24 tahun konsumen Inggris telah melakukan pembelian dari situs pengecer melalui instagram.

4. E-commerce dan M-commerce

Belanja berbasis PC tetap menjadi saluran paling populer untuk belanja online dan diperkirakan akan tumbuh hingga USD555 miliar pada 2023 mendatang. Angka tersebut setengah dari total pengguna online di Amerika Serikat.

Sedangkan transaksi lewat handphone diperkirakan akan tumbuh 24% hingga 2023 mendatang. Bahkan, angka tersebut akan mencapai 39% dari seluruh penjualan perdagangan elektronik

5. Checkout Otomatis

Saat ini hanya 34% konsumen melaporkan sangat puas dengan pengalaman checkout saat berbelanja bahan makanan. Jumlah toko yang menggunakan checkout otomatis akan meningkat menjadi 10.000 pada tahun 2024

Volume pembayaran otomatis diperkirakan akan melonjak dari di bawah USD70 juta menjadi lebih dari USD20 miliar pada tahun 2024 mendatang.

By mangade